Headlines News :

AHLAN WA SAHLAN

AHLAN WA SAHLAN

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Bantahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bantahan. Tampilkan semua postingan

DALIL HUKUM UCAPAN SELAMAT NATAL

 
MENIMBANG
Pertama, ucapan selamat biasanya diucapkan ketika seseorang bersuka cita atau menerima kesenangan yang dibenarkan dalam agama seperti ketika hari raya idul fitri, kelahiran anak, pernikahan dan lain-lain. Hal ini seperti kita baca dalam kitab Wushul al-Amani fi Ushul al-Tahani, karya al-Hafizh Jalaluddin al-Suyuthi, dalam himpunan kitabnya al-Hawi lil-Fatawi juz 1.

Kedua, ucapan selamat juga diucapkan ketika seseorang bersuka cita karena menerima kenikmatan atau terhindar dari malapetaka, seperti dikemukakan oleh al-Hafizh Ibnu Hajar al-‘Aqalani dalam kitabnya, Juz’ fi al-Tahni’ah bil-A’yad. Dalam konteks ini beliau berkata:
يستدل لعموم التهنئة لما يحدث من النعم او يندفع من النقم سجود الشكر لمن يقول به وهو الجمهور ومشروعية التعزية لمن أصيب بالإخوان. (الحافظ ابن حجر، جزء في التهئة في الأعياد، ص 46).
 “Keumuman ucapan selamat terhadap kenikmatan yang terjadi atau malapetaka yang terhindar menjadi dalil sujud syukur bagi orang yang berpendapat demikian, yaitu mayoritas ulama dan dianjurkannya bertakziyah bai orang-orang yang ditimpa malapetaka.” (Al-Hafizh Ibnu Hajar, Juz’ fi al-Tahni’ah fil-‘Id, hal. 46).

Ketiga, para ulama menganggap hari raya non Muslim, bukan termasuk hari raya yang baik dan mendatangkan kebaikan bagi umat Islam. Dalam konteks ini al-Hafizh Jalaluddin al-Suyuthi berkata dalam kitabnya al-Amru bil-Ittiba’ wa al-Nahyu ‘anin al-Ibtida’ sebagai berikut:
ومن البدع والمنكرات مشابهة الكفار وموافقتهم في أعيادهم ومواسمهم الملعونة كما يفعله كثير من جهلة المسلمين من مشاركة النصارى وموافقتهم فيما يفعلونه في خميس البيض الذي هو اكبر اعياد النصارى (الحافظ جلال الدين السيوطي، الأمر بالاتباع والنهي عن الابتداع ص 141).

MENETAPKAN
Berdasarkan pertimbangan tersebut, maka selayaknya ucapan selamat natal dihukumi haram dan harus dihindari oleh umat Islam. Dalam konteks ini, Ibnu Qayyim al-Jauziyyah al-Hanbali berkata:
وأما التهنئة بشعائر الكفر المختصة به فحرام بالاتفاق مثل أن يهنئهم بأعيادهم وصومهم فيقول عيد مبارك عليك أو تهنأ بهذا العيد ونحوه فهذا إن سلم قائله من الكفر فهو من المحرمات وهو بمنزلة أن يهنئه بسجوده للصليب بل ذلك أعظم إثما عند الله وأشد مقتا من التهنئة بشرب الخمر وقتل النفس وارتكاب الفرج الحرام ونحوه ... وإن بلي الرجل بذلك فتعاطاه دفعا لشر يتوقعه منهم فمشى إليهم ولم يقل إلا خيرا ودعا لهم بالتوفيق والتسديد فلا بأس بذلك وبالله التوفيق. (ابن قيم الجوزية، أحكام أهل الذمة 1/442).
 “Adapun ucapan selamat dengan simbol-simbol yang khusus dengan kekufuran maka adalah haram berdasarkan kesepakatan ulama, seperti mengucapkan selamat kepada kafir dzimmi dengan hari raya dan puasa mereka. Misalnya ia mengatakan, hari raya berkah buat Anda, atau Anda selamat dengan hari raya ini dan sesamanya. Ini jika yang mengucapkan selamat dari kekufuran, maka termasuk perbuatan haram. Ucapan tersebut sama dengan ucapan selamat dengan bersujud kepada salib. Bahkan demikian ini lebih agung dosanya menurut Allah dan lebih dimurkai daripada ucapan selamat atas minum khamr, membunuh seseorang, perbuatan zina yang haram dan sesamanya. Apabila seseorang memang diuji dengan demikian, lalu melakukannya agar terhindar dari keburukan yang dikhawatirkan dari mereka, lalu ia datang kepada mereka dan tidak mengucapkan kecuali kata-kata baik dan mendoakan mereka agar memperoleh taufiq dan jalan benar, maka hal itu tidak lah apa-apa.” (Ibnu Qayyimil Jauziyyah, Ahkam Ahl al-Dzimmah, juz 1 hal. 442).

Pernyataan di atas menyimpulkan bahwa ucapan selamat natal, hukumnya haram dilakukan oleh seorang Muslim, karena termasuk mengagungkan simbol-simbol kekufuran menurut agamanya.

Lalu bagaimana, jika sekelompok umat Islam berpartisipasi menghadiri acara natal dengan tujuan mengamankan acara natalan??? Tentu saja, hukumnya juga haram. Al-Imam Abu al-Qasim Hibatullah al-Thabari al-Syafi’i, seorang ulama fiqih madzhab Syafi’i berkata:
قال أبو القاسم هبة الله بن الحسن بن منصور الطبري الفقيه الشافعي ولا يجوز للمسلمين أن يحضروا أعيادهم لأنهم على منكر وزور وإذا خالط أهل المعروف أهل المنكر بغير الإنكار عليهم كانوا كالراضين به المؤثرين له فنخشى من نزول سخط الله على جماعتهم فيعم الجميع نعوذ بالله من سخطه
“Telah berkata Abu al-Qasim Hibatullah bin al-Hasan bin Manshur al-Thabari, seorang faqih bermadzhab Syafi’i: “Kaum Muslimin tidak boleh (haram) menghadiri hari raya non Muslim, karena mereka melakukan kemunkaran dan kebohongan. Apabila orang baik bercampur dengan orang yang melakukan kemungkaran, tanpa melakukan keingkaran kepada mereka, maka berarti mereka rela dan memilih (mendahulukan) kemungkaran tersebut., maka dikhawatirkan turunnya kemurkaan Allah atas jamaah mereka (non-Muslim), lalu menimpa seluruhnya, kita berlindung dari murka Allah.”

Bagaimana jika ada orang berkata, tidak apa-apa mengucapkan selamat natal, dengan tujuan selamat atas lahirnya Nabi Isa ‘alaihissalam? Ucapan orang ini perlu dipertanyakan. Kepada siapa Anda memberikan fatwa tersebut? Kepada orang yang bershalawat kepada Nabi Muhammad shalllallahu ‘alaihi wasallam dan nabi-nabi lainnya yang iducapkan di rumahnya dan bukan pada hari natal? Secara jujur saja, kepada siapa dia mengucapkan selamat natal? Apakah kepada Isa ‘alaihissalam, secara khusus, tanpa diucapkan kepada non-Muslim??? Atau selamat natal diucapkan kepada non-Muslim pada hari raya mereka???

Tulisan ini perlu disempurnakan oleh para pembaca.

Wallahu a’lam.

Alasan 10 HUJATAN KAFIR terhadap ummat Islam

Dan berikut sedikit balasan, untuk sementara 10 saja dulu, dari kami umat Islam terhadap berbagai serangan mereka itu:

1. Mereka orang-orang kafir itu sering teriak-teriak "Fentuuuung!", apa sebabnya? Ternyata itu karena Tuhannya mereka (Tuhan Bapak) memang master mainin "fentung":

(Ayub 9:34) Biarlah Ia menyingkirkan pentung-Nya dari padaku, jangan aku ditimpa kegentaran terhadap Dia.

(Ayub 21:9) Rumah-rumah mereka aman, tak ada ketakutan, "Pentung" Allah tidak menimpa mereka.

2. Mereka sering menghina "jomblooooo" terhadap anggota FPI dan umat Islam. Sungguh kedunguan mereka itu memang sungguh dahsyat! Mereka sama saja sedang menghina Yesus dan Paulus. Kenapa?

Sampaikan ke mereka jangan pura-pura lupa Tuhan mereka Yesus dan Rasul mereka si Paulus adalah jomblo sejati sampai ajalnya.

Umat Islam yang sekarang jomblo, masih mungkin dapat jodoh dan mengakhiri masa jomblonya. Tapi Yesus dan Paulus? Dua-duanya adalah jomblo sampai ajal menjemputnya.

3. Mereka sering teriak-teriak "mulai lafaaar". Setiap mengucapkan demikian, sesungguhnya secara langsung atau tidak langsung, sedang menghina Tuhannya sendiri:

(Markus 11:12)
“Keesokan harinya sesudah Yesus dan kedua belas muridnya meninggalkan Betania, YESUS MERASA LAPAR.”

(Matius 4:2)
“Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, AKHIRNYA LAPARLAH YESUS.”

(Lukas 4:2)
“Di situ ia tinggal empat puluh hari lamanya dan dicobai Iblis. Selama di situ ia tidak makan apa-apa dan SESUDAH WAKTU ITU IA LAPAR.”

Yesus adalah manusia biasa seperti kita. Dia butuh makan, butuh minum, butuh tidur, dsb. Apabila tidak makan, dia PASTI mati.

Dan kalau Yesus sudah lapar, namun tak ada makanan apapun yang tersedia, jangankan "nasi bungkus karet ijo ataupun karet merah", KARET BAN pun bisa saja dimakan Yesus, demi untuk menyambung nyawanya.

4. Mereka sering mengupload foto anggota FPI/umat Islam yang sedang makan, lalu dengan sinis kemudian menghinanya dengan sebutan "rakus". Atau terkadang mereka para kafirin itu berteriak-teriak menunjukan kedunguan mereka sendiri: "kirim nasi bungkus", terkadang sebutannya menjadi "kirim nasi bungkus karet ijo" atau "karet merah".

Sungguh-sungguh kebodohan mereka ini adalah puncak kebodohan dari orang yang mengaku sebagai manusia.

Bukti kedunguan mereka dengan berbagai blundernya ini, adalah bukti mereka tak pernah membaca kitab sucinya sendiri.

Pengetahuan agama mereka sendiri ternyata nol besar, mereka tak tau isi alkitabnya, tapi nekad menghina agama lain.

Sehingga berbagai hujatan menjadi blunder yang sangat-sangat memalukan dan justru berbalik menghina Tuhannya sendiri.

Dengan menghina demikian, sebetulnya sengaja atau tidak sengaja mereka sedang menghina Tuhannya sendiri (Tuhan Anak) yang memang nafsu makannya besar dan itu diakui sendiri dalam Bible! Makanya baca neh daripada menghujat agama lain terus!:

(Lukas 7:34) Yohanes Pembaptis tidak makan roti dan tidak minum anggur (arak) tapi anak manusia (Yesus) makan (roti) dan minum (anggur), dan kamu berkata lihatlah YESUS SEORANG PELAHAP (keterangan: makannya RAKUS) dan peminum sahabat pemungut cukai dan orang berdosa.

5. Mereka sering menghina umat Islam sebagai "penakut". Sesungguhnya mereka sedang menghina Tuhannya sendiri yang dalam bible memang diakui sebagai seorang penakut:

(Markus 14:33)
“Dan ia membawa Petrus,Yakobus dan Yohanes sertanya. IA SANGAT TAKUT DAN GENTAR.”

(Lukas 22:43-44)
43.”Maka SEORANG MALAIKAT DARI LANGIT MENAMPAKKAN DIRI kepadanya untuk memberi kekuatan kepadanya.”

44. “IA SANGAT KETAKUTAN dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluhnya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.”

Bahkan beliau tidak saja ngumpet seperti ketika diuber-uber tentara Romawi. Tapi bahkan ngibrit lari ketakutan ketika akan ditimpuki warga:

(Yohanes 8:59) Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia; tetapi Yesus menghilang dan meninggalkan Bait Allah.

6. Lanjutan soal kalian menghina umat Islam sebagai penakut, jangan lupa Tuhan kalian sendiri terbukti cengeng dan itu diakui dalam Alkitab:

[Yohanes 11:35] Maka menangislah Yesus.

7. Mereka menghina poligami yang diperbolehkan dalam agama Islam.

Katakan pada mereka, buka biblemu, disitu jelas Nabi Sulaiman dan Nabi Daud sangat banyak bahkan Nabi Sulaiman memiliki 1000 istri, wow!!!

[I Raja Raja] 11:1. Adapun raja Salomo mencintai banyak perempuan asing. Di samping anak Firaun ia mencintai perempuan-perempuan Moab, Amon, Edom, Sidon dan Het,
[11:2] padahal tentang bangsa-bangsa itu TUHAN telah berfirman kepada orang Israel: "Janganlah kamu bergaul dengan mereka dan merekapun janganlah bergaul dengan kamu, sebab sesungguhnya mereka akan mencondongkan hatimu kepada allah-allah mereka." Hati Salomo telah terpaut kepada mereka dengan cinta.
[11:3] Ia mempunyai tujuh ratus isteri dari kaum bangsawan dan tiga ratus gundik; isteri-isterinya itu menarik hatinya dari pada TUHAN.

Islam tidak seperti Nabi-nabi kalian yang beristri sebanyak itu, tp dalam Islam dibatasi maksimal 4.

Kalau kalian coba konsisten dengan ajaran agama kalian, coba kalian ikuti jejak tuhan dan rasul kalian yang jomblo forever itu? Berani tidak jomblo forever mengikuti jejak kedua orang ini? Kagak bakal pastinya!

8. Mereka sering menghina umat Islam berjihad karena ingin bertemu dengan 72 bidadari, dan mengatakan bahwa surganya Islam adalah surga sex.

Mari kita sumpal bersama kebodohan mereka yang menghina demikian, katakan pada mereka fakta surganya Kristen jauh lebih parah.

Karena kalau di surganya Islam ada bidadari, di surga kristen malah pelacur dpt tiket VVIP masuk surga!

(Matius 21:31) Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah.

'Perempuan-perempuan sundal' kalimatnya sudah diperhalus oleh para penterjemah Lembaga Alkitab Indonesia, yang memang sudah terbiasa 'memelintir' ayat Alkitab. Babi saja mereka 'pelintir' jadi Babi Hutan.

Dalam bahasa aslinya perempuan-perempuan sundal adalah pelacur (harlots) . Maka itu jelas pelacur mendapat jatah VVIP masuk surganya kristen. Surga sex dimana jutaan pelacur menjadi primadonanya.

9. Kalau mereka mengatakan FPI/umat Islam itu gemar melakukan aksi "anarkis" atau bahkan "kekerasan", walaupun melakukan aksi itu demi memberantas penyakit masyarakat macam lokalisasi pelacuran dan penjualan miras dan narkoba.

Tunjukkan pada mereka fakta bahwa Yesus sendiri lebih parah melakukan aksi anarkis.

Bahkan lebih niat lagi dengan membikin cambuk made in tangannya sendiri dari tali, yang kemudian dipergunakan untuk menyiksa dan mengusir para pedagang yang sedang mencari nafkah secara HALAL.

Bukan pedagang miras atau narkoba yang diserang oleh Yesus, namun pedagang merpati dll. Ini buktinya:

(Matius 21:12) Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan MENGUSIR semua orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Ia MEMBALIKKAN MEJA- MEJA PENUKAR UANG DAN BANGKU- BANGKU PEDAGANG MERPATI

(Markus 11:15) Lalu tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Yerusalem. Sesudah Yesus masuk ke Bait Allah, mulailah Ia MENGUSIR orang-orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. MEJA-MEJA PENUKAR UANG DAN BANGKU-BANGKU PEDAGANG MERPATI DIBALIKKANNYA.

(Lukas 19:45) Lalu Yesus masuk ke Bait Allah dan mulailah Ia MENGUSIR SEMUA PEDAGANG DI SITU.

(Yohanes 2:15) Ia MEMBUAT CAMBUK DARI TALI LALU MENGUSIR MEREKA SEMUA dari Bait Suci dengan semua kambing domba dan lembu mereka; UANG PENUKAR-PENUKAR DIHAMBURKANNYA KE TANAH DAN MEJA-MEJA MEREKA DIBALIKNYA.

10. Ada pula kalimat 'ilusi optik'. Secara tidak sadar mereka menghina tuhannya sendiri yang mengalami 'ilusi optik' alias rabun mata akut. Sebetulnya yang volume otak 0,1 ya Tuhan kalian sendiri. Ini buktinya:

(Markus 11:12-13)

12."Keesokan harinya sesudah Yesus dan kedua belas muridnya meninggalkan Betania,Yesus merasa lapar.

13.Dan dari jauh ia melihat pohon Ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat KALAU-KALAU ia mendapat apa-apa pada pohon itu.Tetapi waktu ia tiba di situ, ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab MEMANG BUKAN MUSIM BUAH ARA."

Ayat ini menunjukkan dengan jelas, bahwa Yesus tidak mengetahui musim buah. Dan sudah begitupun dia karena 'ilusi optik' (salah liat) dan 'lafar berat' (tuntutan perut) mengutuk pohon ara ini.

BANTAHAN TERHADAP PARA PENENTANG POLIGAMI



Penentang Pertama :

            Ada beberapa orang yang menentang adanya poligami dengan berdalih pada surat an-Nisa’ ayat 129 berikut ini :
وَلَنْ تَسْتَطِيعُوا أَنْ تَعْدِلُوا بَيْنَ النِّسَاءِ وَلَوْ حَرَصْتُمْ فَلاَ تَمِيلُوا كُلَّ الْمَيْلِ فَتَذَرُوهَا كَالْمُعَلَّقَةِ وَإِنْ تُصْلِحُوا وَتَتَّقُوا فَإِنَّ اللَّهَ كَانَ غَفُورًا رَحِيمًا. النساء : ١٢٩
“Dan kalian sekali-kali tidak akan mampu berlaku adil di antara para wanita (istri-istri kalian), walaupun kalian sangat menginginkannya, karena itu janganlah kalian condong pada tiap-tiap kecenderungan (istri yang kalian cintai saja) sehingga kalian biarkan yang lain seperti terkatung-katung, dan jika kalian mengadakan perbaikan dan memelihara diri dari kecurangan, maka sesungguhnya Alloh adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (Q.S. [4] An-Nisa’ : 129).
================

            Jawaban :
            Ketahuilah bahwa yang dimaksud kata-kata “ADIL” di dalam ayat tersebut menurut pendapat mayoritas ulama ahli tafsir adalah adil di dalam urusan nafkah dan giliran, bukan adil di dalam urusan hati dan cinta. Karena keadilan urusan hati dan cinta itu hanya milik Alloh SWT saja,  dan tidak ada satu orang-pun yang mampu melakukannya sebagaimana hal tersebut juga terjadi kepada diri Rasululloh SAW.
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ : كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْسِمُ فَيَعْدِلُ، وَيَقُولُ : اللَّهُمَّ هَذَا قِسْمِي فِيمَا أَمْلِكُ، فَلاَ تَلُمْنِي فِيمَا تَمْلِكُ وَلاَ أَمْلِكُ {رواه أبو داود (٢١٣٤)، والترمذي (١١٤٠)، وابن ماجه (١٩٧١)، وأحمد (٢٥١٦٥)}. وَقَالُوا : يَعْنِي الْقَلْبَ، وفي رواية : الْحُبّ
            Dari Aisyah r.a, berkata : Adalah Rasulullah SAW, membagi kepada para istrinya, lalu beliau berusaha berbuat adil, dan beliau berdo’a : “Ya Allah, ini adalah bagianku di dalam apa yang telah aku miliki, maka janganlah Engkau mencela kepadaku di dalam apa yang Engkau miliki dan tidak aku miliki”. (H.R. Abu Dawud, No Hadits : 2134, dan At-Tirmidzi, No Hadits : 1140, dan Ibnu Majah, No Hadits : 1971, dan Ahmad, No Hadits : 25165). Dan mereka berkata : Yang dimaksud adalah HATI, dan di dalam satu riwayat adalah CINTA.

            Dan di dalam hadits shohih al-Bukhari dan Muslim juga telah di jelaskan bahwa ‘Aisyah adalah istri yang paling dicintai oleh Rasululloh SAW, sedangkan para istri yang lain juga telah mengetahui hal itu. (Ihya’ Ulumiddin 2/60).

            Hal ini sebagai bukti bahwa mencintai salah satu istri melebihi cintanya kepada istri-istri yang lainnya adalah boleh, asalkan tetap adil di dalam masalah pembagian nafkah dan giliran.

            Dan bahkan di dalam hadits shohih al-Bukhari No : 5212 dan Muslim No : 1463 juga telah dijelaskan bahwa salah satu istri Rasululloh SAW yang bernama Saudah binti Zam’ah telah merelakan giliran hari-harinya untuk ‘Aisyah. Hal ini beliau lakukan agar Rasululloh SAW tidak jadi menceraikan dirinya.
عن ابن عباس رضي الله عنهما قال : خَشيت سَوْدَة أن يطلقها رسول الله صلى الله عليه وسلم، فقالت : يا رسول الله، لا تطلقني واجعل يومي لعائشة، ففعل. تفسير ابن كثير
            Dari Ibnu Abbas ra berkata : Saudah takut kalau Rasululloh SAW menceraikan dirinya, lalu dia berkata : Wahai Rasululloh, janganlah engkau menceraikan diriku, dan jadikanlah hari-hariku untuk ‘Aisyah, lalau Rasululloh SAW melakukannya”. (Periksa Tafsir Ibnu Katsir).

            Dan perlu di ingat bahwa istri Rasululloh SAW saat itu berjumlah sembilan orang, dan karena beliau memberikan gilirannya Saudah binti Zam’ah kepada ‘Aisyah, maka beliau menggilir para istri dalam waktu delapan hari dengan pembagian masing-masingnya selama satu hari.

Coba bayangkan wahai para wanita muslimah zaman ini,

  • bagaimana perasaan kalian kalau seandainya selama delapan hari baru mendapat giliran satu hari saja??? 
  • Apakah kalian akan meniru gaya hidup para istri Rasululloh SAW ataukah gaya hidup orang-orang barat???.
 ==============


 Penentang Kedua :

            Ada orang yang menentang poligami dengan alasan bahwa orang yang berpoligami itu hanya menjadi budak hawa nafsu belaka dan bukan karena adanya dasar syari’at atau ingin mejalankan sunnah Rasululloh SAW.
==============

Jawaban :

            Ketahuilah, bahwa orang yang menentang adanya poligami dengan alasan seperti itu adalah mereka yang sok suci dan sok mampu menundukkan hawa nafsunya. Kalau memang seseorang mampu menundukkan nafsu syahwatnya dengan memperbanyak ibadah yang lain, maka hal itu lebih baik, namun bagi orang yang tidak mampu maka poligami adalah solusinya karena syari’at Islam itu telah mengatur bagaimana seseorang dapat menyalurkan nafsu syahwatnya ke tempat-tempat yang halal dan berpahala, oleh sebab itu Alloh SWT telah memberikan solusi terbaik dengan dihalalkannya poligami.

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : وفي بضع أحدكم صدقة، قالوا : يا رسول الله، أيأتي أحدنا شهوته ويكون له فيها أجر؟ قال : أرأيتم لو وضعها في حرام أكان له وزر؟ فكذلك إذا وضعها في الحلال كان له أجر. رواه مسلم (٧٢٠، ١٠٠٦) عن أبي ذر رضي اله عنه
            Rasullulloh SAW bersabda : “Dan di dalam persetubuhan salah seorang di antara kalian adalah sedekah”, mereka bertanya : Wahai Rasululloh, apakah salah seorang di antara kami mendatangi syahwatnya dan ada baginya di dalamnya pahala?, beliau menjawab : “Apakah pendapat kalian kalau seseorang meletakkannya di dalam yang haram apakah ada baginya dosa? Maka demikian halnya apabila dia meletakkannya di dalam yang halal, maka ada baginya pahala”. (H.R. Muslim No : 720, 1006) dari Abu Dzar ra.

            Di dalam syarah kitab al-Arba’in an-Nawawi dijelaskan :
إعلم،  أن شهوة الجماع شهوة أحبها الأنبياء والصالحون، قالوا : لما فيها من المصالح الدينية والدنيوية، ومن غض البصر وكسر الشهوة عن الزنا وحصول النسل الذي تتم به عمارة الدنيا وتكثر به الأمة إلى يوم القيامة، قالوا : وسائر الشهوات يقسي تعاطيها القلب إلا هذه، فإنها ترق القلب
            Ketahuilah, bahwa sesungguhnya syahwat jima’ adalah syahwat yang dicintai oleh para nabi dan orang-orang sholeh, mereka berkata : Karena sesuatu yang ada di dalamnya dari kemaslahatan agama dan dunia, dan dari menahan pandangan dan memecahkan syahwat dari perzinahan serta sampainya keturunan yang meyempurnakan ramainya dunia dan banyaknya umat manusia hingga hari kiamat, mereka berkata : Segenap syahwat pelampiasannya akan mengeraskan hati kecuali yang ini, karena sesungguhnya syahwat yang ini akan melembutkan hati. (Syarah al-Arba’in an-Nawawiyah, 83).

            Dan perlu menjadi catatan bahwa istrinya Nabi Dawud AS berjumlah sembilan puluh sembilan orang, sedangkan istrinya Nabi Sulaiman berjumlah seribu orang.

 ==============

Penentang Ketiga :

            Ada orang yang menentang adanya poligami dengan hadits yang menceritakan tentang kisah Sayyidina Ali bin Abu Thalib yang bermaksud berpoligami, lalu dilarang oleh Rasululloh SAW.
==============

Jawaban :

            Ketahuilah, bahwa Rasululloh SAW tidak melarang secara mutlak adanya poligami kepada Ali bin Abu Thalib, namun karena ada satu sebab, yaitu yang hendak dikhitbah oleh Ali adalah putrinya Abu Jahal, sedangkan Abu Jahal adalah musuh Islam, sehingga tidak mungkin putri  Rasululloh SAW akan dimadukan dengan putrinya Abu Jahal. Dan berikut ini adalah salah satu redaksi hadits tersebut :

عَنِ الْمِسْوَرِ بْنِ مَخْرَمَةَ أَنَّ عَلِيَّ بْنَ أَبِي طَالِبٍ خَطَبَ بِنْتَ أَبِي جَهْلٍ وَعِنْدَهُ فَاطِمَةُ بِنْتُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَلَمَّا سَمِعَتْ بِذَلِكَ فَاطِمَةُ أَتَتِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ لَهُ : إِنَّ قَوْمَكَ يَتَحَدَّثُونَ أَنَّكَ لاَ تَغْضَبُ لِبَنَاتِكَ وَهَذَا عَلِيٌّ نَاكِحًا ابْنَةَ أَبِي جَهْلٍ، فَقَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَمِعْتُهُ حِينَ تَشَهَّدَ ثُمَّ قَالَ أَمَّا بَعْدُ : فَإِنِّي أَنْكَحْتُ أَبَا الْعَاصِ بْنَ الرَّبِيعِ فَحَدَّثَنِي فَصَدَقَنِي وَإِنَّ فَاطِمَةَ بِنْتَ مُحَمَّدٍ مُضْغَةٌ مِنِّي وَإِنَّمَا أَكْرَهُ أَنْ يَفْتِنُوهَا، وَإِنَّهَا وَاللَّهِ لاَ تَجْتَمِعُ بِنْتُ رَسُولِ اللَّهِ وَبِنْتُ عَدُوِّ اللَّهِ عِنْدَ رَجُلٍ وَاحِدٍ أَبَدًا،  فَتَرَكَ عَلِيٌّ الْخِطْبَةَ. رواه مسلم (٤٤٨٥). حديث صحيح 
            Dari Al-Miswar bin Makhromah, sesungguhnya Ali bin Abu Thalib mengkhitbahi putrinya Abu Jahal sedangkan di sisinya ada Fathimah putrinya Rasululloh SAW, lalu tatkala Fathimah mendengar hal itu, maka ia mendatangi Rasululloh SAW lalu berkata kepada beliau : Sesungguhnya kaum-mu menceritakan bahwa sesungguhnya engkau tidak akan marah kepada putrimu, dan ini Ali menikahi putrinya Abu jahal, lalu Rasululloh SAW berdiri, lalu beliau membaca syahat, kemudian bersabda “Amma Ba’du” : “Sesungguhnya aku telah menikahkan Abu al-Ash bin ar-Rabi’, lalu dia bercerita kepadaku dan berbuat benar kepadaku, dan sesungguhnya Fathimah binti Muhammad adalah sekerat daging dariku, dan sesuggguhnya aku hanyalah tidak suka kalau mereka membuat fitnah kepadanya, dan sesungguhnya dia demi Alloh tidak akan berkumpul putrinya Rasululloh dengan putrinya musuhnya Alloh di sisi satu orang lelaki untuk selama-lamanya”. Lalu Ali meninggalkan khitbahnya”. (H.R. Muslim No : 4485).



wallahu'aalam...
animasi  bergerak gif
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. MACAN ASIA SANTRI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger